Blogger Widgets

Rabu, 05 Maret 2014

Pengujian Larutan Dengan Indikator Universal Dan Lakmus

ApeL.ALPOkat.pisang.susu.tahu.telur(protein) 

A.     Dasar Teori

Untuk mengetahui larutan bersifat Asam, Basa, Netral diperlukan alat yang berupa indikator, berupa kertas lakmus . Ada 2 kertas lakmus yaitu, kertas lakmus merah dan kertas lakmus biru.
Ada beberapa hal yang perlu di perhatikan :
  1. Larutan yang bersifat Asam, akan mengubah lakmus biru menjadi merah, dan kertas lakmus merah tetap merah.
  2. Larutan yang bersifat Basa, akan mengubah lakmus merah menjadi biru, dan kertas lakmus biru tetap menjadi biru.
  3. Larutan yang bersifat Netral tidak mengubah lakmus merah atau kertas lakmus biru tetap menjadi biru.
Sedangkan untuk mengetahui pH suatu larutan, diperlukan indikator universal. Penggunaannya sangat sederhana, sehelai indikator diteteskan pada larutan yang akan diukur pHnya kemudian dibandingkan dengan peta warna yang tersedia.
Tabel daerah warna pH Indikator Universal.

pH

Warna Indikator Universal
≤ 345 6
7
8
9
≥ 10
MerahMerah JinggaJingga Kuning
Hijau Kekuning-Kuningan
Biru Kehijau-hijauan
Biru
Ungu


B.     Alat dan Bahan


Tabel Alat
 No Nama Alat dan Bahan Jumlah
123 4
5
6
7
8
9
10
11
Tabung reaksi/rak tabung reaksiPelat tetes porselinPipet kertas Kaca arloji
Gunting kertas
Pinset
Kertas lakmus merah
Kertas lakmus biru
Indikator universal
Tisu
Larutan di tabung A,B,C,D, atau E
5 Tabung1 Pelat5 Biji 1 Buah
1 Buah
1 Buah
1 Lembar
1 Lembar
1 Lembar
Secukupnya
10 ml

Tabel bahan.

 No  Bahan  Jumlah
123 4
5
6
Larutan CH3COOH  0,5 MLarutan H3PO4H2O/Air Larutan Ca (OH)2 0,5 M
Larutan NH4OH 0,5 M
Aqua bidest
20 ml20 ml20 ml 20 ml
20 ml
100 ml
C.     Cara Kerja
  1. Mengambil pelat tetes porselin, mencuci sampai bersih, kemudian mengeringkan dengan tisu.
  2. Mengeringkan tangan.
  3. Menggunakan pinset untuk memegang lakmus merah, lakmus biru, dan indikator universal kemudian menggunting menjadi 5 bagian lalu ditempatkan pada kaca arloji.
  4. Mengambil dengan pinset 1 potong kecil lakmus merah, lakmus biru dan indikator universal lalu memasukan pada pelat.
  5. Mengambila larutan pada tabung A, menguji dengan lakmus 4 indikator universal lalu mengamati perubahan yang terjadi dan mencatat pada tabel pengamatan.
  6. Mengulangi percobaan 5 untuk tabung B, C,D dan E.
D.     Data Percobaan
E.     Analisis Data
  • Tabung A yang berisi larutan CH3COOH.
Dari data percobaan diatas, larutan CH3COOH dapat mengubah kertas lakmus warna Biru Menjadi warna Merah dan warna Merah tetap Merah. Ini menunjukan bahwa larutan CH3COOH bersifat Asam, tetapi jika di uji dengan Indikator Universal warna kertas lakmus adalah Jingga dan pHnya 5. Hal ini menunjukan larutan CH3COOH bersifat Asam Lemah.
  • Tabung B yang berisi larutan H3PO4.
Dari data percobaan diatas, larutan H3PO4 dapat mengubah kertas lakmus warna Biru Menjadi warna Merah dan warna Merah tetap Merah. Ini menunjukan larutan H3PO4 bersifat Asam dan jika di uji dengan Indikator Universal hasilnya tetap sama warna yaitu warna Merah dan      pHny 1, Ini berarti larutan H3PO4 bersifat Asam Kuat.
  • Tabung C yang berisi larutan H2O/Air.
Dari data percobaan diatas, larutan H2O/Air tidak dapat mengubah warna kertas lakmus, yaitu warna Merah tetap Merah dan warna Biru tetap Biru dan jika di uji dengan Indikator Universal warnanya tetap sama yakni Hijau Kekuning-kuningan dan pHnya 7. Berarti larutan H2O/Air bersifat Netral.
  • Tabung D yang berisi larutan Ca (OH)2.
Dari data percobaan diatas, larutan Ca (OH)2 dapat mengubah kertas lakmus warna merah menjadi warna Biru dan warna Biru tetap Biru . Ini menunjukan bahwa larutan Ca (OH)2 bersifat Basa, tetapi jika di uji dengan Indikator Universal hasilnya warna Ungu dan pHnya 14. Berarti larutan Ca (OH)2 bersifat Basa Kuat.
  • Tabung E yang berisi larutan NH4OH.
Dari data percobaan diatas, larutan NH4OH dapat mengubah kertas lakmus warna Merah menjadi warna biru dan warna Biru tetap Biru. Ini menunjukan bahwa larutan NH4OH bersifat Netral,dan jika di uji dengan Indikator Universal hasilnya warna Biru dan pHnya 9. Berarti larutan NH4OH bersifat Basa Lemah.
F.      Daftar Pertanyaan
1)      Pada tabung reaksi manakah
  1. Larutan bersifat Asam.
  2. Larutan bersifat Asam Lemah.
  3. Berapa pH Asam Lemah.
  4. Berapa pH Asam Kuat.
2)      Pada tabung reaksi
  1. Larutan bersifat Basa.
  2. Larutan bersifat Basa Lemah.
  3. Larutan bersifat Netral.
3)      Bagaimana cara menunjukan harga pH/rumus.
  1. Asam Lemah.
  2. Basa Lemah.
  3. Asam Kuat.
  4. Basa Kuat.
G.      Jawaban Pertanyaan
1)      a.  Larutan CH3COOH pada tabung A dan Larutan H3PO4 pada tabung B.
b.  Larutan CH3COOH pada tabung A.
c.  pH Asam Lemah adalah 5 pada tabung A Larutan CH3COOH.
d.  pH Asam Kuat adalah 1 pada tabung B Larutan H3PO4.
2)      a.  Larutan Ca (OH)2 pada tabung D
b.  Larutan NH4OH tabung E.
c.  Llarutan H2O/Air pada tabung C
3)      a.  Asam Lemah.

[H+]= Öka . M
pH   = -log [H+]
b.  Basa Lemah
[OH- ] = Ökb . M
pOH   = -log [OH- ]
c.  Asam Kuat
[H+] = a . M
pH   = -log [H+]
  1. Basa Kuat
[OH- ] = b . M
pOH   = -log [OH- ]
H.     Kesimpulan
Dari hasil pengujian diatas menunjukan bahwa Larutan yang bersifat Asam mengubah warna kertas lakmus menjadi warna Merah,tetapi di uji dengan Indikator Universal warnanyan Jingga dan Merah, sedangkan larutan yang bersifat Basa mengubah kertas Lakmus menjadi Biru, pengujian Indikator Universalnya adalah Ungu dan yang bersifat Netral warna lakmus tetap Yakni Hijau Kekuningan-kuningan dan Biru.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Subscribe to our Newsletter

Contact our Support

Email us: deniarkal@gmail.com

Our Team Members